Sunday, November 23, 2014

Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta

Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta, kira-kira apa yang terbayang di pikiran? 

Saat saya mendengar nama tempat ini langsung kepikiran warung kopi yang jual jamu-jamuan. Nama Sidomuncul dibenak saya sudah tertanam sebagai perusahaan penghasil jamu. Lantas kenapa ya namanya  'warung kopi' ? Apakah sekarang ada jamu rasa kopi. Menarik jika memang demikian :)

Sayangnya, kopi dan jamu adalah dua hal yang harus dihindari oleh saya sekarang, ibu hamil. 
Jadi awalnya saya ragu untuk ikut 'kopdar cantik' ke warung kopi ini. Membayangkan di sana saya cuma akan ngeces. Namun, seorang teman meyakinkan saya bahwa di sana tidak hanya menjual kopi dan jamu, tetapi juga ada teh, dan beraneka minuman lain serta cemilan

Dan bisa ditebak? Yup, akhirnya saya berangkat hehe.
***
Sesuai dengan yang disebutkan di atas, lokasi warung kopi sidomuncul ini berada di Hotel Tentrem. Ah, saya masih ingat pembangunan hotel ini dilakukan sepanjang masa akhir kuliah saya. Sedari awal proses pembangunan, kesan 'megah' memang sudah sangat tampak bagi yang melihatnya. Tidak mengherankan setelah pembangunan selesai hotel ini menjadi salah satu bintang limanya Hotel Yogyakarta. Yang belum tau, ini alamatnya:

Hotel Tentrem
Jl. AM Sangaji No. 72 A Yogyakarta 55233
Phone : +62 274 641 5555
Fax : +62 274 641 5588
rintik hujan menyambut
Sampai di sana saya disambut dengan hujan rintik-rintik dan senyum keramahan para staf hotel. Saking ramahnya sampai ada suara seorang staf wanita yang memanggil saya, "Ka..". 
Saya agak kaget. Masa iya mau ke warung kopi aja disambut dengan semacam protokoler, sampai stafnya mencari tahu siapa tamunya sebelum dia datang, pikir saya dalam hati. Sebelum saya sempat membalas sapaan staf wanita tersebut, saya kembali kaget lagi ketika bertatapan dengannya. Ternyataaaa eh ternyataa dia adalah teman dekat saya waktu SMP duluuuuu kalaaaaa di Batavia *heboh*. Dan sudah lamaa sekali kami ngga bertemu karena saling kehilangan jejak. Mendadakt terjadilah nostalgia masa muda. 

Saya percaya, tidak ada yang kebetulan. Pasti sore itu salah satu hal yang membuat saya harus main ke warung kopi karena tertakdir untuk bertemu dengannya. Namanya N (dirahasiakan biar misterius).
Bertemu sahabat, rintik hujan sore jadi semakin hangat :)
***
Setelah kisah nostalgia singkat, N harus kembali ke tugasnya, akhirnya saya pun kembali ke tujuan awal, yaitu untuk minum-minum dan nyenack cantik.

Nah, Warung Kopi Sidomuncul berada di bagian lantai dasar Hotel Tentrem, tepatnya di balcony. Penataannya mengambil konsep outdoor dengan bangku-bangku kayu dan payung-payung berwarna marun. Lebih terkesan cafe daripada image warung. Suasananya asik banget buat nongkrong.  



Selain itu, view utamanya menghadap ke kolam renang. Seger. Saya yang sudah lama ngga berenang jadi langsung pengen nyemplung.



Dari Pak Supardan, Departement Head yang sore itu ikut nongkrong, saya jadi tahu bahwa warung ini memang salah satu line bisnis dari Sidomuncul. Tetapi tidak ada kopi rasa jamu seperti yang saya bayangkan sebelumnya hehe. Yang ada di sini minuman dari jamu. Namun, minuman ini bukan dibuat dari jamu kemasan Sidomuncul melainkan dibuat sendiri dengan racikan khusus untuk dijual di warung kopi ini. 

Nah, untuk minumannya sendiri didominasi oleh kopi dan teh. 
Untuk kopi, unggulannya adalah kopi luwak. Penyajiannya disiapkan dengan Syphon, yaitu alat untuk mendidihkan kopi. Saya sempat melihat atraksi mas barista saat menyiapkan kopi luwak dengan syphon. 
Jadi, tabung bagian bawah diisi air sedangkan  tabung atas diisi kopi luwak, lalu dipanaskan. Nanti air di bawah akan menguap naik bercampur dengan kopi. Setelah beberapa lama, air yang di tabung atas akan turun kembali, dan menyisakan ampas kopi di tabung atas. Air di tabung bawah itulah yang menjadi racikan kopi luwak siap saji.

Menu kopi lainnya ada Cappuccino, Coffee Latte, Black Coffee. Dan yang unik, ada kopi Urip Ayem, Sugeng Tentrem,  dan Berkah Pangestu. 
coffee latte
Soal kopi jelas saya skip menyobanya. 
Sayapun sibuk memilih menu teh yang ternyata ngga kalah banyak. Mulai dari menu teh dengan nama asing sampai nama pribumi. Jadi bingung sendiri. Katanya sih teh andalannya adalah Jahe Gendeng racikan dari tea, ginger, carnation sweet, dan low fat milk. Tetapi saya tidak memilihnya. 

Mata saya terlanjur tertarik dengan menu minuman lain berbau tokoh pewayangan yang sedang happening di pertelevisian Indonesia hehe. Ada rama sinta, candra kirana, kumbokarno, srikandi. Saya akhirnya memesan candra kirana. Namanya mengingatkan saya akan kisah kecantikan Putri Candra Kirana *elus2 perut* :). Selain itu karena komposisinya pun bikin penasaran: rosella, carnation sweet, fresh milk, dan tea.
candra kirana
Candra kirana ini rasanya mirip teh tarik, dengan rasa teh agak sepat. Tidak terlalu manis, pas. Tehnya sangat terasa namun tidak terlalu keras. Cocok di lidah saya. Apalagi disajikan dengan hangat. Pas di kala suasana dingin mendung seperti ini. Namun buat yang tidak suka hangat/panas, bisa juga request untuk disajikan dingin.

Kalau untuk cemilannya saya menyicipi ayam goreng gurih, tape 'gulung' coklat keju, dan roti sosis. Karena perut masih mengaduh, saya pesan lagi martabak ayam. Wah enaaaak bangeet, langsung jadi cemilan favorit saya. Ayamnya banyak dan terasa, bumbunya pas, dan yang penting martabaknya tidak berminyak :)
ayam goreng gurih
roti sosis
tape 'gulung' coklat keju

martabak ayam enaaaak :)
Meski berada di Hotel bintang lima, harga makanan dan minuman di sini masih terjangkau. Menurut pihak warung kopi, hal ini memang di sengaja. Semenjak di buka pada Maret 2014, Warung Kopi Sidomuncul ini memang ingin mengambil sasaran mahasiswa, selain tamu hotel tentunya. Makanya harga-harganya terbilang masih sama dengan cafe-cafe kuliner di Yogyakarta.  Untuk harga minuman umumnya berkisar 20-30 ribuan, paling mahal kopi luwak 85 ribu. Sedangkan untuk harga cemilannya mulai dari 20 - 25 ribu.
***
Kelebihan Warung Kopi Sidomuncul adalah menu-menu minumannya yang beraneka rasa namun masih ramah di kantong. Suasananya nyaman untuk nongkrong, obrol-obrol atau pun merenung. Ditambah lagi wifinya supercepat (saya udah nyoba), cocok banget buat posting blog #eh. Dan, meski letaknya outdoor, pengunjung tidak perlu khawatir jika hujan melanda karena dengan sigap akan dialihkan ke ruangan resto eboni di bagian dalam yang tidak kalah nyaman pula. 

Mungkin satu catatan saja, karena saya suka makan, buat saya menu cemilannya masih terlalu sedikit hehe. Ditambah lagi dong hehe. Itu saja. 
 ***

Saat melangkah kaki keluar saya sempat memoto 2 bajaj yang mejeng di sudut dekat pintu. Ada yang ingat ini bajaj apa? Ini saksi sejarah yang baru-baru ini terjadi. Hayo siapa yang ingat?

Kalau penasaran, sama menu dan bajajnya, monggo mampir :)

Salam Kuliner, 


Kachan

Tuesday, September 30, 2014

duadua 2014 #2

Terimakasih semuanya, 
untuk yang pertama dan kedua di tahun ini  :)

Untuk R + dedek yang suka goyang-goyang, terimakasih untuk kejutan yang berhasil separuh, dan semoga pemutarnya tidak harus menunggu tahun depan ya. hihi

Untuk semua teman & sahabat, di dekat dan yang terpisah jarak, terimakasih untuk doa dan ucapan. Berkah selalu untuk kalian semua.

cool things from lovely people :)

Ah, September really completes my happiness,
Love


Kachan

Sunday, September 21, 2014

Ada Manuk Londo di Jogja





Komplek Grand Cupuwatu
Jl. Solo Km. 11,8 Kalasan, Yogyakarta (daerah Kalasan)

Telp: (0274) 446 9261
                  446 9262
Fax: (0274) 446 9261

www.cupuwaturesto.com 
buka: 10.00 - 22.00 WIB

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Apa yang ada dipikiran ketika mendengar kata 'londo'? 
Kalau saya, yang  langsung ada dipikiran adalah orang londo, sebutan kita untuk orang bule.  Hidung mancung, tinggi, besar, pirang, mata berwarna. Pokoke mesti ganteng or ayu.



Nah gimana kalau yang londo itu manuk. Iya, manuk maksudnya burung. Jadi burung bule gitu? Apakah juga berwujud ganteng or ayu?
Kira-kira kayak gini ini wujudnya.

manuk londo

Terus kenapa disebut manuk londo? Ternyata karena disesuaikan dengan asal muasal dari burung ini yang merupakan asli dari belahan bumi Eropa, tepatnya Perancis.


Nah, kabar gembiranya...hari ini saya dan suami saya R berkesempatan untuk melihat langsung si manuk londo atau yang biasa disebut malon ini. Bukan hanya melihat langsung dong, melainkan juga memakannya.*nyaam*.


Buat yang belum tahu, tempat saya dan R mencicipi malon ini adalah salah satu restoran di Yogyakarta, Cupuwatu Resto. Letaknya di daerah kalasan jalan Jogja-Solo. Jadi malon ini merupakan menu spesial dan khas dari resto ini. Benar-benar khas karena bisa dibilang Cupuwatu Resto adalah pionirnya. Mereka mendatangkan langsung malon ini dari Perancis dan kemudian mengembangbiakannya sendiri khusus untuk memenuhi kebutuhan resto.

Ada beragam menu yang ditawarkan di Cupuwatu Resto ini. Tentu saja menu malon mendominasi. Hari ini saya memesan Malon ala Peking dan Es Teler Cupuwatu. Sedangkan R memesan Malon Bumbu Kuning dan Es Campur Tape Ijo. 

Rasa Malon ala Peking sangat khas peking (iyalah). Rasanya gurih tapi tidak kering dengan sambal pedas dan manis. Enyak. Terlebih biasanya untuk daging burung yang tidak dimasak kering bagian dalamnya kurang berasa bumbu. Tapi bumbu malon peking ini terasa sampai daging dalamnya. Enyaak. Sedangkan untuk rasa Malon Bumbu Kuning sangat gurih dan renyah sampai dalam Enak. Ditambah sambal bawangnya sangat pas di lidah (icip punya suami). Untuk minumannya, es campur tape ijo berisi tape ijo, tape, nangka dan buah chery dengan rasa santan yang kental. Es teler cupuwatu rasanya lebih ringan karena tanpa santan, di dalamnya ada agar-agar, alpokat, kelapa muda, durian, dan cheru. Untuk yang tidak suka durian, bisa request saat memesan :)

Pertama kali dihidangkan, saya sempat merasa takut tidak habis karena ukuran malon memang cukup besar. Yah namanya juga ukuran bule. Eh nyatanya, habis juga, bahkan sampai sempat nggogroti balunge (duh, jawa-nya keluar). Laper apa doyan ya. 

malon bumbu kuning
es campur tape ijo
malon ala peking

es teler cupuwatu
Selain menu tersebut masih banyak varian menu malon lainnya. Harga semua menu malon sama yaitu Rp 27.500,-. Mau tau varian menu malon lainnya, ini nih :

Ada malon BBQ, katanya ini salah satu menu favorit. Rasa bumbu madu maknyus dengan saus BBQ yang mantap. Besok kalau kesini lagi saya mau nyoba yang ini ah.
malon BBQ
 Buat yang suka manis gurih, ada menu malon bakar klaten. Rasa khas tradisional, dihidangkan dengan sambel matang.
malon bakar klaten
Ada lagi menu gudeg malon. Biasanya lauk teman gudeg itu daging ayam/bebek, nah ini diganti malon.Boleh dicoba lho.
gudeg malon
Daaaan, buat para pencinta pedaaaaaaaaaaass ini adalah menu untukmu, malon halilintar. Sebenarnya kemarin saya juga pengen memesan ini, tapi langsung ingat dedek bayi di dalam perut. Takut kepedesan. 
Liat aja wujud penampakkannya yang dipenuhi sambal, menggoda *cess, ngiler*.
malon halilintar
Buat penikmat kuliner yang agak takut sama kolesterol, bisa sedikit tenang. Jadi kolesterol di malon ini lebih rendah dibandingkan bebek. Dan ini sudah berdasarkan hasil penelitian di Laboratorium Pangan Hadil Ternak, Fakultas Peternakan UGM.  

Oh ya, selain menu-menu malon ini Cupuwatu Resto juga menyediakan banyak menu lain, beberapa di antaranya yang sempat saya foto adalah ini. Sedangkan menu lainnya bisa dicek disini. Masih banyak dan beragam.

nasi wiwit
nasi kebuli
Bukan hanya makanannya yang khas dan yummy, Cupuwatu Resto juga memiliki tempat yang cozy dan nyaman. Dengan 2 tingkat, bangunan resto ini cukup luas dan besar. Tak mengherankan jika resto ini tidak hanya menyediakan tempat makan, namun juga ruang meeting yang cukup luas. Fasilitas di sini pun cukup nyaman, ada mushola, area parkir, free wifi, dan juga ATM.Satu hal lagi yang penting, kamar mandinya bersih. Jempol.




" Masakannya enak, tempatnya nyaman"

Tak mengherankan jika malon dari Cupuwatu Resto ini mulai menjadi kuliner Jogja yang dicari para penikmat makanan. Bahkan mungkin ke depannya malon menjadi salah satu kuliner khas Yogyakarta.

Buat yang penasaran, monggo mampir. Yang di luar kota? Yuk sempatkan untuk singgah jika ke kota ini  dan nikmatilah menu-menu andalan di Cupuwatu Resto Tempat Kuliner Khas Jogja :)






Kachan 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
http://cupuwaturesto.com/